Apa Itu Pizza Neapolitan dan Bedanya dengan Pizza Lain?

PENJELASAN PIZZA NEAPOLITAN DAN PERBEDAAN NYA

Jika kalian pernah mencicipi atau sekedar mendengar pizza margheritha dan pizza marinara, kedua jenis piza tersebut merupakan variasi pizza neapolitan.  Menurut Salvatore Cuomo, koki asli Italia, pizza neapolitan merupakan makanan yang mulanya dijual di luar restoran. Alias, piza ini dikenal sebagai street food di Italia.
Pizza neapolitan dibuat dari bahan-bahan sederhana. Ini yang membedakannya dengan jenis piza lainnya. "Adonan pizza neapolitan tidak menggunakan minyak dan susu sama sekali," ujar Salvatore dalam acara bincang ABC Cooking Studio X Casa Cuomo Ristorante, Koki yang dikenal sebagai pionir pizza neapolitan di Asia ini mengatakan, jenis piza ini hanya dibuat dari tepung, air, ragi, dan garam.
Menurutnya, bahan-bahan lain bisa saja dicampurkan ke dalam pizza neapolitan. Namun, biasanya akan ditambahkan setelah piza matang, bukan ke dalam adonannya.

Topping pizza neapolitan juga sederhana, biasanya diberi olesan saus tomat, keju, dan daun basil sebagai pelengkap (pizza margheritha). Adonan pizza neapolitan kemudian dipanggang dalam oven, baik manual maupun otomatis, dengan suhu 232-400 derajat celsius.

Pizza neapolitan bisa dimakan dengan cara apapun. Paling umum, orang Italia akan melipat piza ini seperti dompet, lalu menyantapnya langsung dengan tangan. "Kami biasanya tidak memotong pizza neapolitan dengan tangan. Bagian pinggir pizza ini lumayan lebar, jadi kami menyobeknya dengan tangan," kata Salvatore

Sobekan piza kemudian dicelup ke dalam saus dan langsung dinikmati. Gurih asam rasa pizanya akan menyatu dengan tekstur renyah dari kerak pinggiran. Namun demikian, Salvatore tidak menyalahkan bila ada yang menyukai pizza neapolitan dan menyantapnya menggunakan alat makan, seperti pisau dan garpu. Hal ini boleh saja dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube